Tottenham Hotspur Dilatih Nuno Espirito Santo, Dele Alli Mainkan Peran Baru

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Tottenham Hotspur Dele Alli. Reuters

    Gelandang Tottenham Hotspur Dele Alli. Reuters

    TEMPO.CO, JakartaTottenham Hotspur mengalahkan Cochester United 3-0 dalam pertandingan pramusim di Colchester Community Stadium, Kamis dinihari WIB, 22 Juli 2021. Dele Alli mencetak gol ketiga, setelah gol yang dibuat Son Heung-min dan Lucas Moura.

    Dalam pertandingan itu, manajer baru Nuno Espirito Santo menempatkan Alli dalam peran baru. Playmaker Inggris itu dimainkan di sebelah kiri lini tengah ketika Colchester menguasai bola, dengan fokus menekan dan membantu Spurs mempertahankan bentuk pertahanan mereka.

    Namun, ketika Spurs menguasai bola, Alli akan dengan cepat mendorong ke depan melampaui basis lini tengah, mengisi peran nomor 10 di belakang striker dalam formasi 4-2-3-1.

    Gelandang berusia 25 tahun itu tampil lincah di babak pertama meski melewatkan peluang baus. Tetapi, ia menebus kesalahannya dengan mengonversi umpan silang Son Heung-min dari jarak dekat.

    ADVERTISEMENT

    Gelandang Tottenham Hotspur Dele Alli saat melawan Colchester United dalam laga persabatan di stadion JobServe Community, Colchester, 21 Juli 2021. Action Images via Reuters/Andrew Couldridge

    Pergantian manajer di timnya bisa menjadi peluang Alli untuk kembali menemukan bentuk permainan terbaiknya. Di bawah Mauricio Pochettino, dia memainkan peran penting dalam perjalanan Tottenham ke final Liga Champions pada 2019.

    Posisinya tersingkir setelah Pochettino digantikan Jose Mourinho. Di bawah pelatih Portugal itu, ia mengalami masa sulit.

    Setelah absen dari skuad Inggris untuk Euro 2020 karena musimnya di bawah standar, Alli memanfaatkan musim panas dengan tenang sebelum kembali ke tim untuk menjalani pramusim.

    Alli bertekad untuk menjadikan musim baru ini sebagai momen kebangkitannya di bawah mantan bos Wolves.

    "Dia (Nuno) telah melakukan pekerjaan yang hebat di Wolves. Saya tak sabar untuk berbicara dengannya dan bekerja dengannya. Dia adalah manajer yang hebat dan ini adalah saat-saat yang menyenangkan."

    "Saya ingin menjadikan tahun ini adalah salah satu tahun terbaik saya."

    "Banyak orang mengatakan saya perlu menemukan bentuk saya beberapa tahun yang lalu. Bagi saya, saya tidak hanya ingin mencapai itu, saya ingin melewati itu dan mencapai potensi penuh untuk menjadi pemain terbaik yang saya bisa."

    "Beberapa tahun ini sulit, tetapi saya telah bekerja keras dan menganalisis apa yang perlu saya lakukan untuk menjadi lebih baik."

    "Saya banyak berlatih di sebagian besar hari libur saya. Saya tidak merasa perlu banyak istirahat, jadi ini hanya latihan saja."

    Saat menyinggung perjuangannya di bawah Mourinho, Alli tidak menyalahkan pelatih Portugal itu. Ia menekankan bahwa apa yang dialaminya adalah karena kesalahannya sendiri.

    "Saya harus tampil di level di mana sulit untuk masuk ke tim atau tidak dimainkan. Saya tidak menyalahkan siapa pun kecuali saya sendiri," ujarnya.

    "Bekerja dengan Mourinho adalah pengalaman hebat dan saya belajar banyak darinya."

    Dele Alli tampil dengan penampilan berbeda saat memulai kampanye musim baru bersama Tottenham di bawah Nuno Espirito Santo. Pemain Inggris 25 tahun itu tampil dengan gaya rambut gimbal.

    MIRROR

    Baca Juga: Rekap Hasil Bola Laga Pramusim: PSG, Barcelona, AS Roma, Spurs Menang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.