Deltras Tertolong Dua Penalti  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Boumsong (tengah), pesepakbola Persipasi Bekasi dijaga oleh tiga pesepakbola Deltras Sidoarjo pada pertandingan babak 8 besar Divisi Utama, Gruo B di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (20/5).  ANTARA/ BAMBANG SUSENO

    Boumsong (tengah), pesepakbola Persipasi Bekasi dijaga oleh tiga pesepakbola Deltras Sidoarjo pada pertandingan babak 8 besar Divisi Utama, Gruo B di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (20/5). ANTARA/ BAMBANG SUSENO

    TEMPO Interaktif, Surabaya - Deltras Sidoarjo lolos ke babak semifinal kompetisi divisi utama Liga Indonesia setelah menundukkan Persibo Bojonegoro 2-1 dalam penyisihan Grup B di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (23/5).

    Deltras melaju bersama Persibo yang telah lebih dulu memastikan lolos. Dalam pertandingan lain yang digelar di Stadion Gajayana, Malang, Persidafon Dafonsoro menggulung Persipasi Bekasi dengan skor 4 - 3. Namun hasil ini sudah tidak berpengaruh lagi.

    Meski telah memastikan diri lolos, Persibo tetap memberikan perlawanan sengit kepada Deltras. The Lobster bahkan tertinggal lebih dulu lewat blunder Muhammad Kusen di menit ke-2. Kusen yang bermaksud menghalau tendangan Perry Sahkolie justru membuat arah bola melintir ke gawangnya sendiri.

    Deltras baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-33 lewat eksekusi penalti Fahmi Amirudin. Hadiah penalti diberikan wasit Iwan Sukoco dari Malang karena striker Deltras, Setyo Husodo, bertabrakan dengan penjaga gawang Persibo, Johan Charles.

    Deltras memastikan kemenangannya lewat titik putih pada menit ke - 84 juga melalui eksekusi Fahmi. Kali ini wasit memberi penalti karena menilai Indra Setiawan dijatuhkan libero Persibo, Nova Setia. Eksekusi Fahmi gagal dibendung penjaga gawang pengganti, Heri Prasetyo. Dua penalti ini mendapat protes keras dari pelatih Persibo, Sartono Anwar.

    Persibo juga harus kehilangan Melky Pekey sejak menit ke-63 karena dikeluarkan wasit. Melky diberi kartu merah karena berselisih dengan Fahmi.

    Usai pertandingan, manajer Persibo, Taufik Risnendar menilai timnya dikerjai habis-habisan oleh wasit. Dua gol yang bersarang di gawangnya, kata Taufik, sangat tidak wajar. "Wasit pengkhianat, kami dikerjai luar biasa," kata Taufik dengan nada tinggi.

    Menurut Taufik, dirinya tak mempermasalahkan kekalahan. Namun dia menyesalkan kepemimpinan wasit yang dinilainya berat sebelah. Wasit gampang memberi hukuman pada timnya, namun di sisi lain membiarkan saja ketika ada pemain Persibo dikasari lawan. "Sampai kapanpun mutu sepak bola kita tidak akan maju dengan kualitas wasit seperti itu," kata Taufik.

    Asisten pelatih Deltras, Gunawan melihat penalti yang didapat timnya adalah hal yang wajar. "Justru kalau tidak dipenalti kami pertanyakan," kata Gunawan.

    Meski demikian Gunawan memuji Persibo yang tetap bermain dengan gigih walaupun sudah lolos ke semifinal. Persibo, kata Gunawan, bermain lepas sehingga solid di berbagai lini. "Meski telah kehilangan satu pemain, kami tetap kesulitan membongkar lini belakang mereka karena Persibo bermain tanpa beban," kata Gunawan.

    Manajer Deltras, Ayu Sartika Virianti menambahkan, lolos dengan presdikat juara grup akan membuat Deltras makin mantab saat melakoni babak semifinal di Solo. Ayu yakin Deltras akan promosi ke super liga pada tahun ini. "Saya yakin bisa merebut satu tempat," kata dia.

    KUKUH S WIBOWO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.