Redknapp: Adebayor Harus Mau Gajinya Dipotong  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Emmanuel Adebayor. AP/Tom Hevezi

    Emmanuel Adebayor. AP/Tom Hevezi

    TEMPO.CO, London – Pelatih Tottenham Hotspur, Harry Redknapp, memperingatkan striker pinjaman dari Manchester City, Emmanuel Adebayor, bahwa dirinya harus bersedia mendapat pemotongan gaji jika ingin mempermanenkan kontraknya di White Hart Lane.

    Adebayor menikmati saat-saat yang indah bersama Tottenham sejak kehadirannya September lalu, dengan mencetak sembilan gol untuk membantu Spurs naik ke posisi 3 besar klasemen sementara Premier league. Bekas striker Arsenal, yang sempat menjalani masa pinjaman selama enam bulan di Real Madrid musim lalu setelah tak dimasukkan dalam skuad City, ini berharap bisa bergabung dengan Tottenham secara permanen. Tapi Redknapp mengingatkan pemain asal Togo itu tentang konsekuensi yang harus diterimanya.

    "Ia telah bermain baik untuk kami. Ia telah bekerja keras, tapi bayarannya sangat menakjubkan," kata Redknapp.

    "Pekan yang lalu, salah seorang pemain mengingatkannya bahwa ia belum membayar denda 50 poundsterling lantaran tampil paling buruk dalam latihan Jumat pagi. Salah seorang dari mereka berkata, 'Astaga, Ade, kamu dibayar 200 ribu poundsterling per pekan dan kamu tak mampu membayar denda 50 poundsterling!' Ia menjawab, 'Jangan merendahkan saya, gaji saya 225 ribu poundsterling!'," ujar Redknapp menambahkan. "Ia jelas tak akan mendapatkan uang sebanyak itu di sini."

    Dengan gaji termahal 70 ribu poundsterling per pekan untuk para pemainnya, Redknapp menegaskan Tottenham tak akan bisa menyamai kekuatan uang City dan akan kesulitan mempertahankan bintang-bintang mereka, seperti Luka Modric dan Gareth Bale. "Para pemain bermain untuk sebuah klub dan menikmati keberadaannya di sana, tapi jika seseorang datang dan menawarkan mereka kontrak lebih tinggi dari yang sekarang, maka kita akan mendapat masalah," kata Redknapp.

    "Saya hanya membual jika saya bilang para pemain ingin bertahan di Tottenham hanya karena kami memainkan sepak bola indah. Saya jelas bermimpi. Jika kita ingin mempertahankan para pemain terbaik, kita harus menemukan cara untuk memberikan kontrak yang nilainya mendekati dengan yang akan mereka dapatkan di tempat lain. Jika tidak, maka itu bakal jadi masalah," ujarnya.

    SOCCERNET | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.