Ferguson Dukung Solskjaer Latih MU

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ole Gunnar Solskjaer. AP/Cornelius Poppe, Scanpix

    Ole Gunnar Solskjaer. AP/Cornelius Poppe, Scanpix

    TEMPO.CO, Manchester - Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, menilai mantan anak asuhnya Ole Gunnar Solskjaer pantas menjadi pesaing pelatih lain untuk menggantikannya di United.

    Sir Alex saat ini sudah berumur 70 tahun dan diperkirakan pensiun sekitar tiga tahun lagi. Sempat beredar kabar Pep Guardiola atau Mourinho akan menjadi pengganti Sir Alex di Theater of Dream--julukan Stadion Old Trafford. Namun Sir Alex juga mempertimbangkan mantan anak asuhnya, Ole Gunnar Solskjaer, juga berpeluang menggantikan posisinya nanti.

    "Saya pikir masalah bagi pemain dewasa ini adalah ketika mereka sampai ke akhir karier, mereka memutuskan menjadi pelatih karena tidak punya hal lain dalam pikiran mereka dan mereka menilai bisa melakukannya. Sedangkan Ole sudah sejak usia dini mempersiapkan diri menjadi pelatih," kata Sir Alex.

    Solskjaer sukses membawa tim asuhannya, Molde, menjadi juara Liga Norwegia musim lalu. Sebelumnya ia menjabat sebagai pelatih tim cadangan Manchester United dari 2008 hingga 2011.

    "Dia telah mendapatkan ketangguhan batin, tak ada keraguan tentang itu. Dia adalah pria baik," ujar Fergie. "Jika Anda pergi ke klub Norwegia yang belum pernah juara dalam sejarah mereka dan akhirnya Anda berhasil memenangi liga, maka Anda harus memiliki sesuatu yang istimewa untuk melakukan itu."

    Pembunuh Berwajah Bayi--julukan Solskjaer--bergabung bersama MU dari 1996 hingga 2007. Ole menjadi bagian dari skuad MU meraih Treble Winners. Selama berkarier di MU, pria berusia 38 tahun itu sudah menjalani 235 pertandingan dan mencetak 91 gol.

    ESPNSTAR | ANTON WISHNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.