Pemain Madrid Memberontak terhadap Mourinho

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jose Mourinho. REUTERS/Felix Ordonez

    Jose Mourinho. REUTERS/Felix Ordonez

    TEMPO.CO, Madrid - Setelah terpuruk akibat kalah dari Barcelona dalam El Clasico di Copa Del Rey, Real Madrid bangkit dengan mengalahkan Athletic Bilbao 4-1 di Santiago Bernabeu, Ahad waktu setempat, 22 Januari 2012. Namun, sebelum pertandingan melawan Bilbao digelar, muncul selentingan terjadi ‘pemberontakan’ para pemain Real Madrid terhadap pelatih Jose Mourinho.

    Setelah kalah 2-1 di kandang atas Barcelona, Real Madrid menjadi bulan-bulanan media massa Spanyol. Apalagi, ada insiden bek Real Madrid Pepe yang diduga menginjak tangan penyerang Barcelona Lionel Messi dengan sengaja dalam pertandingan tersebut. Padahal, Messi saat itu sedang duduk setelah terjatuh.

    Kini, muncul berita 'perang dingin' yang menyelimuti Santiago Bernabeu. Kabar yang beredar menyebutkan Mourinho bertengkar dengan Sergio Ramos saat sesi latihan Jumat, 20 Januari 2012.

    Menurut koran olahraga berbasis di Madrid, Marca, Mourinho menuding anak asuhannya berkhianat saat konferensi pers setelah pertandingan melawan Barcelona, Rabu malam, 18 Januari 2012.

    Saat sesi latihan Jumat, Mourinho dikabarkan menghampiri Ramos. Pelatih asal Portugal tersebut mengatakan kepada Ramos: “Kalian membunuh saya (dengan pernyataan-pernyataan kepada wartawan) di mixed zone (tempat wartawan biasa mengajukan pertanyaan ke pemain di stadion).”

    Ramos tak kalah sengit membalas Mourinho. “Tidak bos, Anda hanya membaca apa yang ada di pers, bukan apa yang kami katakan,” kata Ramos.

    Mourinho pun menyerang balik. “Tentu, kalian (para pemain timnas) Spanyol adalah juara dunia, teman-teman kalian di pers bakal melindungi kalian… seperti si kiper,” tuding Mourinho.

    Si kiper yang dimaksud Mourinho adalah kapten Real Madrid Iker Casillas. Ketika Mourinho mengatakan hal tersebut kepada Ramos, ternyata Casillas mendengarnya. Casillas pun geram. Ia balik menyerang Mourinho. “Bos, di sini, jika ingin mengatakan sesuatu, katakan langsung kepada orangnya…”

    Tak menggubris Casillas, Mourinho kembali menyerang Ramos.

    “Ke mana kamu ketika gol pertama Sergio?” tanya Mourinho ke pada Ramos.
    “Menjaga (Gerard) Pique,” jawab Ramos.
    “Seharusnya kamu menjaga (pencetak gol Carles) Puyol,” kritik Mourinho kepada Ramos.

    Puyol menyamakan kedudukan melalui tandukan kepala setelah lepas dari kawalan Pepe. Ramos mendaku dia dan Pepe harus berganti posisi untuk menjaga ruang.

    “Dia (Puyol) dan Pique membuat para pemain bertahan meninggalkan ruang kosong untuk pemain lain. Dan kami memutuskan untuk mengubah posisi serta perubahan pengawalan pemain lawan,” jawab Ramos.
    “Apa-apaan ini. Jadi kamu mencoba menjadi pelatih?” ujar Mourinho.
    “Tidak, tetapi itu semua tergantung pada situasi pertandingan. Terkadang, mengubah posisi pengawalan pemain lawan diperlukan. Dan karena Anda tidak pernah menjadi pemain profesional, Anda tidak akan tahu bahwa itu terkadang diperlukan,” ujar Ramos menyerang balik.

    Marca juga mengklaim para pemain Madrid sudah lama tidak senang dengan Mourinho. Salah satu pemicunya adalah setelah Mourinho menyerang para pemain saat liburan Natal. Saat itu, Mourinho mengatakan para pemain tidak berhenti makan dan minum saat liburan.

    Bahkan, Marca mengklaim ada perlakuan istimewa dari Mourinho terhadap para pemain Real Madrid yang berasal dari Portugal. Hal tersebut juga menjadi salah satu pemicu kemarahan pemain Real Madrid asal Spanyol.

    Hingga berita diturunkan, belum ada komentar resmi dari manajemen Real Madrid, Mourinho, maupun para pemain Real Madrid.

    GOAL| KODRAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.