Andreazzoli Ingin Roma Tak Hanya Fokus ke Final  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Michael Bradley (kanan) dan Erik Lamela. REUTERS/Giampiero Sposito

    Michael Bradley (kanan) dan Erik Lamela. REUTERS/Giampiero Sposito

    TEMPO.CO, Milan - Pelatih AS Roma, Aurelio Andreazzoli, tampak sangat senang atas keberhasilan timnya melaju ke partai final Coppa Italia. Meski begitu, pelatih yang menggantikan posisi Zdenek Zeman pada Februari lalu itu berharap anak asuhnya tak hanya fokus ke pertandingan final.

    Roma sukses meraih satu tiket terakhir partai final setelah menundukkan Internazionale Milan dengan skor 3-2 di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis, 18 April 2013, dinihari tadi. Roma lolos ke final dengan keunggulan agregat 5-3.

    Giallorossi akan menghadapi Lazio yang lebih dulu lolos ke final setelah menyingkirkan Juventus. Laga Derby della Capitale di partai puncak tentu akan sangat dinantikan oleh kedua tim. Namun, Andreazzoli berharap timnya juga bisa membagi konsentrasi di ajang Liga Italia Seri A.

    “Sebuah derby untuk memenangkan Coppa (Italia) adalah sesuatu yang spesial,” kata Andreazzoli. “Namun, kami pantang fokus di final saja karena hal itu berisiko membuang semua kinerja apik yang telah kami lakukan sejauh ini.”

    Sebelum melakoni partai final pada 26 Mei mendatang, Roma harus memainkan enam pertandingan sisa Seri A. Saat ini Roma berada di peringkat kelima dengan 51 poin. Demi mengamankan tiket ke kompetisi Eropa, Roma harus meraih hasil positif di enam laga tersisa.

    “Kami harus menyambut pertandingan final dengan kondisi psikologis dan fisik yang benar. Hal itu bisa terjadi jika kami memenangkan beberapa pertandingan berikutnya di Seri A,” ujar Andreazzoli.

    FOOTBALL-ITALIA | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Extra Joss Jadi Sponsor Manchester City 

    Wajah Disemprot Air, Wilshere Cekik Mirallas 

    Fakta-fakta Menarik dari West Ham Vs MU 

    Hubungan Dingin Casillas dan Mourinho di Madrid

    Hernandez Frustasi Jadi Ban Serep di MU 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.