Tertinggal di Liga Europa, Spurs Yakin Lolos  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Sherwood. (AP Photo/Jon Super)

    Tim Sherwood. (AP Photo/Jon Super)

    TEMPO.CO, London - Pelatih Tottenham Hotspur, Tim Sherwood, yakin timnya akan lolos ke babak 16 besar Liga Europa meski sebelumnya kalah 1-0 oleh klub Ukraina, Dnipro Dnipropetrovsk. Kedua tim akan kembali bertemu pada Jumat dinihari, 28 Februari 2014, di White Hart Lane.

    "Kami selama ini belum diberkati dengan trofi," kata Sherwood. "Jadi saya ingin benar-benar serius menghadapi laga ini."

    Dnipro, yang ditangani mantan pelatih Spurs, Juande Ramos, terbukti mampu menyulitkan tim asal Inggris itu dalam laga pertama lalu. Sherwood berharap timnya akan tampil beda di kandang sendiri. "Saya akan memilih tim yang diyakini mampu membalikkan keadaan dan sebagian dari mereka akan kembali bermain Ahad nanti."

    Pada Ahad, 2 Maret 2014, Spurs akan menghadapi Cardiff City di Liga Primer Inggris. Laga ini sangat penting dan harus dimenangi Spurs agar mampu menjaga peluang ke empat besar.

    Sherwood justru menilai laga melawan Dnipro akan menjadi kunci. "Bila kami mampu membalikkan keadaan, laga kami berikutnya melawan Cardiff akan lebih mudah," katanya. "Bila tidak, segalanya akan menjadi lebih sulit bagi kami, meski mereka berada di dasar klasemen."

    Di laga babak 32 besar lainnya, Napoli akan menjamu Swansea setelah sebelumnya bermain 0-0. Adapun Juventus akan menyambangi markas Trabzonspor dengan membawa keunggulan 2-0 dari laga pertama lalu.

    GUARDIAN | NURDIN

    Berita Lain
    SCTV Tak Siarkan Timnas U19 di Batu dan Banyuwangi 
    Tiket Laga Timnas U19 Vs Persewangi Dimahalkan
    Hasil Lengkap dan Jadwal Liga Champions
    Trio BBC Cetak Brace, Madrid Bantai Schalke 6-1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.