Rooney: Kekalahan Ini Menyakitkan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain MU Wayne Rooney menunjukkan kekecewaannya setelah kehilangan kesempatan mencetak gol di pertandingan Liga Primer Inggris melawan Swansea City di Old Trafford,  Manchester, 16 Agustus 2014. MU kalah 1-2.  John Peters/Man Utd via Getty Images

    Pemain MU Wayne Rooney menunjukkan kekecewaannya setelah kehilangan kesempatan mencetak gol di pertandingan Liga Primer Inggris melawan Swansea City di Old Trafford, Manchester, 16 Agustus 2014. MU kalah 1-2. John Peters/Man Utd via Getty Images

    TEMPO.CO, Manchester - Kapten Manchester United, Wayne Rooney, kecewa dengan penampilan timnya saat mereka dikalahkan Leicester City dengan skor 3-5 dalam laga lanjutan Liga Premier, Ahad malam.

    "Kami seharusnya bisa menjaga bola dengan lebih baik dan tidak melakukan sejumlah kesalahan. Namun kami tidak melakukannya," kata Rooney seperti dikutip dari MUTV, Senin, 22 September 2014.

    Bermain di kandang Leicester City, Manchester United memang gagal memetik poin. Sempat unggul 2-0, mereka justru berakhir nahas. Kekalahan ini bahkan sempat diledek pemain Liverpool, Mario Balotelli.

    Rooney mengatakan kekalahan United kali ini karena mereka tidak bermain sebagai tim dan para pemain terlalu banyak melakukan kesalahan. "Sebagai tim, kami seharusnya bisa bermain lebih baik dari ini. Kekalahan ini menyakitkan," katanya.

    Dengan kekalahan ini membuat United terperosok ke peringkat 12 klasemen Liga Inggris dengan 5 poin dari 5 pertandingan. Peringkat pertama masih dipegang Chelsea dengan 13 poin, disusul Southampton dengan 10 poin.

    MUTV | DWI AGUSTIAR

    BACA JUGA:
    Tertawai Kekalahan MU, Balotelly Dibully
    Peluk Nenek, Pemain AS Roma ini Dikartu Kuning
    MU Kalah, Van Gaal Enggan Cari Kambing Hitam
    West Ham Permalukan Liverpool 1-3


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.