Portugal Optimistis Lewati Babak Penyisihan Grup Piala Eropa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung timnas Portugal menggunakan kostum superhero Robin saat mendukung timnya melawan Islandia pada pertandingan Grup F Piala Eropa di Stade Geoffroy-Guichard, Saint-tienne, 14 Juni 2016. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    Pendukung timnas Portugal menggunakan kostum superhero Robin saat mendukung timnya melawan Islandia pada pertandingan Grup F Piala Eropa di Stade Geoffroy-Guichard, Saint-tienne, 14 Juni 2016. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    TEMPO.COJakarta - Gelandang timnas Portugal, Luis Nani, tak sedang ingin mencari alasan. Timnya ditahan imbang Austria dalam babak penyisihan Grup F Piala Eropa di Stadion Parc de Princes, Paris, Prancis, Minggu, 19 Juni 2016. Ia tetap optimistis timnya akan memperbaiki hasil demi lolos ke fase gugur Euro 2016.

    Pada pertandingan sebelumnya, skor antara Portugal dan Islandia berakhir seri, 1-1. Situasi tak berubah saat Seleccao menghadapi Austria di Parc des Princes dengan skor 0-0. Tim Nani cs gagal mencetak gol meski menembakkan 23 tendangan ke gawang Austria.

    Kesempatan emas lewat penalti pada babak kedua gagal dimaksimalkan Cristiano Ronaldo, sementara kans Nani pada babak pertama juga tidak membuahkan hasil. Nani sadar Portugal tidak tampil bagus dinihari tadi, tapi ia berharap ada peningkatan pada laga final Grup F versus Hungaria.

    “Kami harus menang. Kami telah memberikan segalanya, tapi bola tidak masuk,” ujar Nani, mengeluh. Ia mengatakan mereka tak bisa mencari-cari alasan karena bola tidak masuk meski punya banyak peluang.

    “Tim ini bermain bagus. Sekali lagi kami menunjukkan dapat bermain bagus. Kami superior, kami mengontrol laga dan melawan tim kuat yang juga bermain bagus,” tutur Nani. “Saya pikir momen kami akan datang, dan itu pada laga berikutnya.”

    REZKI ALVIONITASARI | GOAL.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.