Ogah Jadi Cadangan Vardy, M`Baye Niang Tolak Leicester  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain AC Milan, M'baye Niang bergembira usai menjebol gawang tim sekotanya, Inter Milan saat bertanding di laga Liga Seri A Italia di stadion San Siro, Milan, Italia, 31 Januari 2016. Pertandingan derby Milan ini berakhir dengan skor akhir 3-0. REUTERS

    Pemain AC Milan, M'baye Niang bergembira usai menjebol gawang tim sekotanya, Inter Milan saat bertanding di laga Liga Seri A Italia di stadion San Siro, Milan, Italia, 31 Januari 2016. Pertandingan derby Milan ini berakhir dengan skor akhir 3-0. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang AC Milan, M'baye Niang, mengaku telah menolak pinangan juara Liga Inggris musim lalu, Leicester City. Dia tak mau hanya menjadi pemain cadangan bagi penyerang utama Leicester, Jamie Vardy.

    Niang mengatakan bahwa Leicester melakukan pendekatan kepadanya secara langsung dalam bursa transfer musim ini. Tak tanggung-tanggung, Manajer Claudio Ranieri, turun langsung untuk membujuk penyerang berkewarganegaraan Prancis tersebut.

    Dia menuturkan bahwa dirinya menolak tawaran itu karena Ranieri hanya akan menjadikannya cadangan untuk Jamie Vardy.

    "Ketika Claudio Ranieri menelepon saya, saya mendengarkan tawarannya, lalu saya berbicara ke klub dan kami memutuskan tak melakukan apa pun. Dia mengatakan saya akan bermain jika Jamie Vardy cedera," ujarnya.

    Leicester memang sedang mencari pelapis untuk Vardy musim ini. Mereka membutuhkan amunisi tambahan karena memiliki jadwal yang sangat padat setelah memastikan lolos ke Liga Champions dengan status juara Liga Inggris.

    Niang secara personal memang ingin hijrah dari AC Milan dan bermain di tanah Ratu Elizabeth. Namun dia menyatakan bahwa dirinya hanya akan pindah ke klub yang bisa menjamin posisinya sebagai penyerang utama.

    MIRROR | FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.