Persib Takluk di Madura, Djadjang: Karena Kesalahan Kami  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Persib Bandung, David Laly terjatuh saat berebut bola dengan pemain Madura United, Pablo laga lanjutan TSC 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, 28 Mei 2016. Persib Bandung kembali harus menelan hasil imbang untuk yang keempat kalinya di ajang ini. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Pesepakbola Persib Bandung, David Laly terjatuh saat berebut bola dengan pemain Madura United, Pablo laga lanjutan TSC 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, 28 Mei 2016. Persib Bandung kembali harus menelan hasil imbang untuk yang keempat kalinya di ajang ini. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.COJakarta - Madura United menang 2-1 atas tamunya, Persib Bandung, dalam pertandingan lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu malam, 8 Oktober 2016.

    Dua gol Madura diciptakan Pablo Aracil lewat penalti pada babak pertama dan gol lain diciptakan Erick Weeks lewat sundulan pada paruh babak kedua. Sedangkan satu-satunya gol Persib dicetak Kim Jeffrey Kurniawan pada awal babak kedua, setelah memanfaatkan tendangan penjuru.

    Dengan kemenangan ini, Madura United masih berada di puncak klasemen ISC dengan 44 poin sekaligus memperlebar jarak dengan dua pesaingnya, Arema Cronus dan Persipura Jayapura. Arema kalah di kandang Persegres Gresik United 1-0 dan Persipura juga tumbang saat menghadapi Perseru Serui dengan skor 2-0.

    Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, menilai pertandingan sebenarnya berjalan seimbang dan kedua tim berbagi penguasaan bola. Namun dia mengakui Madura layak menang akibat kesalahan yang dilakukan anak asuhannya sehingga terciptalah dua gol tersebut. "Hadiah penalti karena kesalahan kami, gol Pablo memengaruhi mental pemain," tuturnya.

    Djadjang berharap pemainnya tidak larut dalam kekalahan di Madura. dia ingin Atep dan kawan-kawan segera fokus berlatih untuk menghadapi pertandingan berikutnya menghadapi Bhayangkara FC di Surabaya. "Kami harus segera menyiapkan tim karena jadwal berikutnya mepet hanya 5 hari," ujarnya.

    Sementara itu, pelatih Madura United, Gomes De Oliviera, mengatakan timnya sangat sulit mengalahkan Maung Bandung. Sebab itu, saat posisi unggul 2-1, dia langsung menarik sejumlah penyerang, seperti Pablo dan Bayu Gatra, dengan memasukkan dua gelandang bertahan, Maulana dan Bustomi, untuk mengunci kemenangan. "Apalagi kiper kami diberi kartu merah," katanya. 

    MUSTHOFA BISRI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.