Liverpool Tersingkir, Klopp Tak Menyesal Pilih Pemain Muda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Wolverhampton Wanderers, Andreas Weimann (kanan) berselebrasi usai merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Piala FA melawan Liverpool di Stadion Anfield, 28 Januari 2017. Liverpool kalah 1-2. Reuters/Jason Cairnduff

    Pemain Wolverhampton Wanderers, Andreas Weimann (kanan) berselebrasi usai merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan Piala FA melawan Liverpool di Stadion Anfield, 28 Januari 2017. Liverpool kalah 1-2. Reuters/Jason Cairnduff

    TEMPO.CO, Jakarta - Liverpool tersingkir di babak keempat Piala FA, Sabtu, 28 Januari 2017. Klub itu ditekuk Wolverhampton Wanderers 1-2 di kandang sendiri. Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, mengaku bertanggung jawab atas kegagalan Liverpool itu.

    Dalam laga itu, ia mengandalkan pemain muda dan hanya mempertahankan dua pemain dari laga sebelumnya. "Saya tak merasa para pemain mengecewakan saya atau semacamnya. Saya bertanggung jawab terhadap susunan pemainnya. Saya melihat mereka berlatih, dan saya berpikir, 'Itulah susunannya'," kata Klopp seusai pertandingan, seperti dilansir ESPN FC.

    Ini menjadi kekalahan ketiga bagi Liverpool. Klub itu harus menerima pil pahit tersingkir dari dua ajang dalam seminggu terakhir. Pada Rabu lalu, Liverpool harus kandas di semifinal Piala EFL setelah ditekuk Southampton 0-1.

    "Saya juga bertanggung jawab atas hal buruk, tak hanya hal bagus. Dan hari ini jelas tidak bagus. Jadi itu adalah tanggung jawab saya," ujar pelatih asal Jerman itu.

    Liverpool langsung tertinggal dua gol dalam laga tersebut. Pada menit pertama, tim itu kebobolan oleh gol Richard Stearman. Pada menit ke-41, Andreas Weimann menggandakan keunggulan Wolves. Liverpool hanya bisa mengecilkan kedudukan lewat Divock Origi pada menit ke-81.

    Dalam laga ini, penguasaan bola Liverpool sebesar 77 persen. Tim itu juga melakukan 20 percobaan tembakan, lima di antaranya terarah. Sedangkan Wolves, yang saat ini menempati posisi ke-18 klasemen Championship, melakukan tujuh percobaan, tiga di antaranya terarah ke gawang Liverpool.

    Kekalahan ini menambah panjang catatan buruk Liverpool. Kini klub itu mengalami kekalahan ketiga beruntun di kandang, yang pertama kali sejak Oktober 2012. Sepanjang 2017, Liverpool pun hanya sekali menang.

    ESPN FC | EGI ADYATAMA 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.