Sabtu, 24 Februari 2018

Liga 1: Persiba Tanpa Beban Lawan Madura United

Oleh :

Tempo.co

Senin, 17 Juli 2017 00:49 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Liga 1: Persiba Tanpa Beban Lawan Madura United

    Pesepak bola Persiba Balikpapan asal Irak Anmar Almubaraki mengikuti sesi latihan di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, 4 Mei 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Bangkalan - Kelelahan dan cedera tidak menjadi alasan juru kunci klasemen Persiba Balikpapan untuk menyerah saat menjalani laga tandang melawan peringkat ke-3 Liga 1 Madura United Stadion Gelora Bangkalan, Senin, 17 Juli 2017. Madura United yang dilatih Mario Gomes de Oliviera merupakan tim yang bagus saat bermain di kandang. "Kami bermain tanpa beban besok," kata Pelatih Persiba, Milomir Seslijadia di Bangkalan, Minggu kemarin.

    Baca Juga: Liga 1: Hadapi Persib Bandung, Pelatih Persiba: David vs Goliath

    Persiba Balikpapan tak bisa diperkuat sejumlah pemain intinya yang mengalami cedera usai menjalani  dua laga tandang beruntun di pekan ke-12 dan ke-13. Jadwal pertandingan yang padat juga membuat skuad Persiba kelelahan. Meski begitu pelatih Milomil telah menyiapkan strategi untuk meredam permainan cepat yang menjadi ciri khas Madura United.

    Milomil mengatakan, Madura United berada dalam tekanan di laga ke-15 karena di laga sebelumnya kalah dari Bhayangkara FC.  Posisi klub ini pun tergeser oleh Persipura. Tekanan yang dihadapi Madura United bisa dimanfaatkan Persiba. "Madura United bertekad meraih tiga poin, tapi kami akan membuat itu tidak mudah," ujar dia.

    Simak Juga: Liga 1: Persiba Menang Tipis 3-2 Atas Borneo FC

    Gelandang Persiba asal Irak, Anmar Almubaraki mengatakan pelatih telah membekali para pemain tentang kekuatan Madura United. "Mereka tim yang hebat bila bermain di kandang dan punya pemain yang cepat. Pelatih sudah punya strategi," ujarnya.

    MUSTHOFA BISRI


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.