Bhayangkara FC Siap Tampung Kembali Evan Dimas dan Ilham Udin

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas dan Ezra Walian.  ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas dan Ezra Walian. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Bhayangkara FC Sumardji menyatakan akan menyambut dengan terbuka bila Ilham Udin Armaiyn dan Evan Dimas kembali. Bhayangkara merasa tenaga mereka masih dibutuhkan.

    Kedua pemain itu punya jasa besar mengantarkan Bhayangkara FC merengkuh gelar Liga 1 musim lalu. Namun mereka kemudian memutuskan berlabuh ke klub Malaysia, Selangor FA, pada musim ini.

    Kini, baru setengah musim bergabung dengan Selangor FA, Ilham dan Evan terancam. Pelatih The Red Giants, Nazliami Nasir, menginginkan perombakan komposisi pemain asing di pertengahan musim nanti.

    Nasir tak puas dengan performa yang ditampilkan para legiun impornya. Selain memiliki Evan dan Ilham, Selangor FA memiliki tiga pemain asing, yakni Willian Pacheco, Alfonso de la Cruz, dan Rufino Segovia. Ada kemungkinan hanya Rufino yang akan dipertahankan Selangor karena penyerang asal Spanyol itu mampu tampil cukup tajam.

    Sumardji mengatakan sudah berusaha berkomunikasi dengan kedua pemain itu. "Ilham sudah oke, tapi Evan belum tahu. Dua pemain ini penting sekali buat kami di musim lalu. Kalau mereka kembali ke Bhayangkara, pasti kami lebih kuat," ujar Sumardji, seperti dikutip laman Liga Indonesia.

    Bila kedua pemain tersebut jadi kembali, itu menjadi keuntungan untuk skuad asuhan Simon McMenemy tersebut. Mereka akan menjadi tambahan amunisi bagi Bhayangkara FC, yang di awal musim ini gagal menampilkan performa yang stabil. Sebagai juara bertahan, tim itu hanya menempati posisi ke-10 klasemen.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?