Minggu, 21 Oktober 2018

Usai Asian Games, Persija Janji Lebih Garang di Laga kandang

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Persija Jakarta Jaimerson Da Silva (tengah) melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya seusai menjebol gawang Persib Bandung pada laga Liga 1 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu, 20 Juni 2018. Persija Jakarta menang 1-0 atas Persib Bandung. ANTARA

    Pesepak bola Persija Jakarta Jaimerson Da Silva (tengah) melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya seusai menjebol gawang Persib Bandung pada laga Liga 1 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu, 20 Juni 2018. Persija Jakarta menang 1-0 atas Persib Bandung. ANTARA

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra alias Teco optimistis seusai Asian Games 2018 timnya bakal lebih garang menuntaskan sisa laga Liga 1 khususnya ketika harus bermain di kandang.

    Persija diketahui beberapa waktu terakhir terpaksa terus menjalani laga kandang di luar Jabodetabek, yakni di Stadion Sultan Agung Bantul. Hal itu lantaran stadion di Jabodetabek harus steril untuk persiapan Asian Games yang digelar di Jakarta dan Palembang selama Agustus hingga September 2018.

    Baca: Persija Tak Anggap Piala Indonesia Turnamen Biasa

    "Stadion di Yogya kualitasnya bagus, tapi bermain kandang di sini (Yogya) juga jadi masalah buat kami," ujar Teco ditemui di Stadion Bantul Yogyakarta Rabu 8 Agustus 2018.

    Teco menuturkan, mepetnya jadwal Liga 1 antara satu pertandingan dengan pertandingan berikutnya yang hanya 3-4 hari, menjadi sumber persoalan kenapa Persija jadi ikut memperhatikan faktor lokasi laga kandang.

    "Kalau main di stadion Jakarta, kami bisa ambil satu hari usai laga untuk selalu istirahatkan pemain," ujarnya.

    Baca: Persija Jakarta Tahan Arema FC, Debut Renan Silva Berbuah Assist

    Namun karena laga kandang selalu di Yogya, jatah sehari untuk istirahat pemain itu selalu terampas untuk melanjutkan perjalanan ke kota lain tempat berlangsungnya laga tandang.

    "Saya cuma kasihan kepada pemain kalau laga kandang selalu di Yogya, bukan di Jakarta, kami jadi seperti main away (tandang) terus," ujarnya.

    Kondisi untuk Persija ini, ujar Teco, jelas tak dialami tim Liga 1 lainnya yang tak terdampak Asian Games. "Tim lain saat laga kandang bisa ambil waktu istirahat buat pemain, kami tidak bisa, habis tanding di sini, istirahat sebentar sudah ke bandara lanjutkan perjalanan," ujarnya.

    Seperti diketahui, saat menjalani laga kandang di Stadion Bantul, Persija kerap tak mengambil jatah official training yang biasa dilakukan sehari sebelum laga. Teco memilih mengambil waktu mengistirahatkan skuadnya agar siap tempur esoknya.

    Meski mengaku bersyukur bisa menggunakan Stadion Sultan Agung Bantul yang bagus kualitasnya untuk laga kandang, namun Teco meyakini anak asuhnya akan lebih lepas bermain di kandang yang sebenarnya yakni di stadion Jabodetabek.

    "Bermain kembali di Jakarta pemain tentu akan lebih semangat karena pendukung Persija juga banyak di sana, ini akan mempengaruhi setiap pertandingan kami nanti," ujarnya.

    Setidaknya Persija Jakarta sudah bermain lima kali menggunakan Stadion Sultan Agung Bantul sebagai kandang. Usai Asian Games Spetember mendatang, Persija memastikan akan menggunakan stadion di Jabodetabek untuk laga kandangnya. Saat ini Macan Kemayoran sendiri berada di peringkat 4 klasemen sementara Liga 1.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.