Piala Presiden: Sukses Hantam Mitra Kukar, Ini Resep Bali United

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Mitra Kukar melakukan selebrasi gol. (twitter/@MitraKukar)

    Para pemain Mitra Kukar melakukan selebrasi gol. (twitter/@MitraKukar)

    TEMPO.CO, Bekasi - Bali United sukses menekuk Mitra Kukar tiga gol tanpa balas di laga perdana babak penyisihan grup B Piala Presiden 2019 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu malam, 3 Maret 2019. Tiga gol dicetak Melvin Platje di menit ke-3, 17 dan Ilija Spasojevic menit ke-27.

    Pelatih Bali United Stefano Cuggura Teco mengatakan, kemenangan tersebut tidak lepas dari kerja keras anak asuhnya di lapangan. Bermain full tim, Spaso dan kawan-kawan mampu menjalankan instruksinya dengan baik.

    Baca: Jadwal Piala Presiden Senin: Persita Vs Persela, Arema Vs Barito

    "Kita sudah kerja keras di pertandingan ini, bagus kita bisa cetak gol dari babak pertama," kata Teco dalam jumpa pers usai laga.

    Teco memuji dua penyerangnya yang hari ini mencetak gol. Menurut dia, hal itu dapat meningkatkan kepercayaan diri untuk pertandingan selanjutnya. "Pertandingan pertama di Piala Presiden kita senang bisa menang hari ini lawan Mitra Kukar," kata Teco.

    Unggul tiga gol di babak pertama menurut Teco sudah cukup. Karena itu, anak asuhnya tidak bernafsu menamnbah keunggulan, sehingga lebih fokus mengontrol pertandingan agar tidak kebobolan. "Kita sudah menang di babak pertama, pasti di babak kedua cuma kontrol pertandingan," kata Teco.

    Pencetak dua gol Bali United, Melvin Platje mengatakan, timnya hari ini bermain cukup apik, bahkan dapat mencetak gol lebih cepat. "Kitta punya team work sangat bagus buat menyerang, waktu bertahan sangat bagus di babak pertama, di babak kedua kita turun sedikit," ujar dia.

    Dengan hasil ini, Bali United memimpin sementara klasemen grup B dengan poin 3, sama seperti Bhayangkara FC. Tapi, Bali unggul selisih gol. Sedangkan, di peringkat ke-3 diduduki oleh Semen Padang, sementara Mitra Kukar berada di dasar klasemen.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.