Jelang Arema FC Vs Persebaya: Aji Bantah Fitnah kepada Dirinya

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aji Santoso. Instagram/@Officialpersebaya

    Aji Santoso. Instagram/@Officialpersebaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang duel Persebaya melawan Arema FC pada babak semifinal Piala Gubernur Jatim 2020, Selasa, 19 Februari 2020, di Stadion Supriyadi, Blitar, pelatih Persebaya, Aji Santoso, seperti dikutip dari Wearemania.net, menyatakan jika dirinya perlu meluruskan kabar miring yang mencatut namanya.

    Kabar itu dinilai merugikan dirinya dan juga merupakan fitnah yang teramat keji mengingat Aji Santoso juga merupakan orang Malang.

    “Menjelang pertandingan besar tersebut, ada segelintir orang yang tidak senang dan berupaya merusak suasana dengan membuat fitnah yang diberikan,” tegas Aji.

    Dalam edaran yang ada di  media sosial itu mencatut nama sang pelatih Aji Santoso, yaitu jika Persebaya ingin bermain di tempat netral.

    “Saya dicatut seakan-akan mengomentari pengecut itu ada di Malang. Padahal sama sekali saya tidak pernah mengucapkan dan berkomentar seperti itu. Dari dulu saya tidak pernah bermain medsos. Kalau ada itu bukan dari saya. Saya perlu mengklarifikasi biar tidak terjadi salah paham,” ujar Aji.

    “Kalimat tersebut cukup merugikan bagi saya, dan saya pikir ini tidak bagus. Pasti ada orang orang yang ingin situasinya tidak bagus dengan memanfaatkan pertandingan ini untuk hal yang tidak baik,” Aji melanjutkan.

    Menurut Aji, rivalitas adalah 90 menit saja. Dia mencontohkan olahraga berkelahi seperti tinju atau yang lain. Menurut Aji, setelah laga adalah persahabatan.

    “Hidup di dunia bagi saya satu musuh sudah terlalu banyak. Saya tidak pernah berkomentar yang menyinggung perasaan warga Malang atau kota lain. Saya punya etika sehingga tidak mungkin berkomentar sebodoh itu,” tegas Aji.

    Sementara itu, terkait dengan pertandingan melawan Arema dengan laga yang dipindah. Aji menyatakan jika laga Piala Gubernur hanya sebuah laga pramusim.

    “Sebelumnya saya sudah berkomentar jika kami siap bermain di mana saja. Di Malang, Bangkalan atau yang lain. Bagi kami bermain di mana saja tidak masalah karena tujuannya adalah pramusim. Sehingga tujuan pertandingannya adalah untuk melihat kelemahan dan kelebihan tim sebelum di Liga 1,” tegas Aji Santoso.

    WEAREMANIA.NET


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.