AS Roma Kelebihan Lakukan Pergantian Pemain vs Spezia, Apa Kata Paulo Fonseca?

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca. (twitter/@asroma)

    Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca. (twitter/@asroma)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih AS Roma Paulo Fonseca menjadi sorotan setelah timnya disingkirkan Spezia karena kalah 2-4 dari babak 16 besar Coppa Italia, Rabu, 20 Januari 2021. Soalnya, selain kalah, timnya juga membuat kesalahan dengan melakukan terlalu banyak pergantian pemain.

    Giallorossi mampu menahan Spezia 2-2 hingga 90 menit, Namun, dalam babak perpanjangan waktu mereka kehilangan dua pemain karena kartu merah dan akhirnya kalah 4-2.

    Setelah insiden kartu merah itu, Roma memasukkan dua pemain, sehingga total telah melakukan enam pergantian, melebihi dari yang ditetapkan (5).

    Apa komentar Pualo Fonseca soal kesalahan itu? “Jika ada masalah, kami punya waktu untuk membahasnya secara internal. Kini ada masalah,” kata dia kepada RAI Sport.

    Ini menjadi kesalahan fundamental kedua yang dilakukan Roma musim ini. Sebelumnya mereka juga kalah 3-0 dari Hellas Verona karena menurunkan Amadou Diawara sebagai pemain yang tidak memenuhi syarat.

    Fonseca menyatakan, timnya sebenarnya melakukan usaha yang cukup memadai untuk menang.

    “Kami memiliki awal yang sulit untuk permainan dengan penalti, yang merupakan situasi yang sulit untuk dipahami. Setelah itu, kami menciptakan banyak peluang, kehilangan banyak kesempatan gol, dan kemudian dengan dua pemain terusir, itu menjadi sulit."

    “Ini adalah momen yang sulit. Kami ingin melangkah lebih jauh di Coppa Italia, tapi saya tidak bisa mengeluh tentang sikap para pemain ini. Kami harus mempersiapkan pertandingan berikutnya."

    Baca Juga: Preview Juventus vs Napoli di Piala Super Italia

    Selanjutnya, AS Roma kembali akan menjamu Spezia dalam lanjutan Liga Italia pada 23 Januari 2021.

    FOOTBALL ITALIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.