Libas Honduras 6-0, Korea Selatan Melaju ke Perempat Final Olimpiade Tokyo

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Korea Selatan di Olimpiade Tokyo. REUTERS/Henry Romero

    Timnas Korea Selatan di Olimpiade Tokyo. REUTERS/Henry Romero

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim sepak bola putra Korea Selatan lolos ke perempat final Olimpiade Tokyo 2020 setelah melibas Honduras dengan skor 6-0 pada pertandingan terakhir penyisihan Grup B di Stadion Nissan, Rabu, 28 Juli 2021.

    Hwang Ui-Jo mencetak gol pertama bagi Korea Selatan setelah melalui tendangan penalti pada menit ke-12. Mereka kembali mendapatkan hadiah tendangan penalti selang tujuh menit kemudian dan diselesaikan dengan baik oleh Won Doo-Jae sehingga skor berubah menjadi 2-0.

    Lima menit menjelang turun minum, Honduras harus bermain dengan 10 pemain setelah Carlos Melendez diganjar kartu merah. Luis Palma kemudian ditarik keluar dan digantikan Cristopher Melendez.

    Hwang Ui-Jo mencetak gol keduanya pada tambahan waktu babak pertama. Kedudukan menjadi 3-0 untuk keunggulan Korea Selatan.

    Pada babak kedua, Hwang Ui-Jo mencetak gol ketiganya melalui tendangan penalti pada menit ke-52. Dua gol tambahan dicetak Kim Ji-Ya pada menit ke-64 dan Lee Kang-In pada menit ke-82.

    Kemenangan telak yang diraih Korea Selatan membuat mereka lolos ke perempat final sebagai juara Grup B dengan perolehan 6 poin. Selandia Baru menjadi tim kedua yang lolos dari grup ini dengan 4 poin, sama dengan Rumania, tetapi unggul selisih gol.

    Selandia baru memastikan lolos setelah bermain imbang tanpa gol melawan Rumania di laga akhir babak penyisihan grup di Sapporo Dome, Rabu, 28 Juli 2021.

    OLYMPICS.COM

    Baca Juga: Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Brasil Lolos ke Perempat Final, Jerman Tersingkir


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.