Kedutaan RI di Malaysia Bagi-bagi Kaos Tim Nasional

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain timnas Indonesia saat tiba di Bandara Skypark Subang, Kuala Lumpur, Jumat (24/12). Timnas Indonesia tiba di Bandara SkyPark Subang pada pukul 12.15 waktu Kuala Lumpur dan akan bertanding melawan timnas Malaysia pada tanggal 26 Desember. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Para pemain timnas Indonesia saat tiba di Bandara Skypark Subang, Kuala Lumpur, Jumat (24/12). Timnas Indonesia tiba di Bandara SkyPark Subang pada pukul 12.15 waktu Kuala Lumpur dan akan bertanding melawan timnas Malaysia pada tanggal 26 Desember. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Sisa tiket sebanyak 1.900 untuk pendukung Indonesia di laga final Piala AFF Suzuki 2010 kembali dijual di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Malaysia (KBRI), hari ini (25/12). Bagi pembeli di hari ketiga penjualan ini, akan mendapatkan bonus kaos tim nasional merah berlambang burung garuda.

    “Kaos ini kami dapat dari pengusaha Indonesia. Hari ini ada seribu kaos,” kata Widyarka Rynanta, bagian penerangan KBRI, Sabtu (25/12). Rencananya, lanjut Widyarka, akan ada dua ribu kaos lagi yang akan dibagikan kepada sporter Indonesia untuk memerahkan lapangan Stadion Bukit Jalil.

    Widyarka memprediksikan para pembeli tiket hari ini didominasi orang Indonesia yang berasal dari luar Malaysia. Ia menyebutkan kemungkinan suporter itu datang dari Jakarta, Penang, Medan, dan beberapa kota lainnya.

    Widyarka menambahkan, KBRI rencananya akan kembali mendapat kiriman sumbangan kaos sebanyak 2.000 lagi dari pengusaha Indonesia lainnya. Kaos tersebut nantinya akan diberikan pada pendukung Indonesia yang berasal dari berbagai organisasi massa dan masyarakat Indonesia yang tinggal di Malaysia.

    MASRUR/ RINA WIDIASTUTI (Kuala Lumpur)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.