Piala Sudirman, Pelatih PSM: Semua Pemain Bisa Cetak Gol  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih baru PSM Lestiadi (tengah) saat memimpin latihan PSM di Lapangan Karebosi, Makassar, 9 November 2015. Mantan pelatih Persegres Gresik United tersebut akan memimpin tim PSM Makassar dalam tournament Piala Jendral Sudirman. TEMPO/Fahmi Ali

    Pelatih baru PSM Lestiadi (tengah) saat memimpin latihan PSM di Lapangan Karebosi, Makassar, 9 November 2015. Mantan pelatih Persegres Gresik United tersebut akan memimpin tim PSM Makassar dalam tournament Piala Jendral Sudirman. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.COMakassar - Kepala pelatih PSM, Liestiadi, menginstruksikan semua pemain bisa menciptakan gol ketika melakoni laga perdana melawan Mitra Kukar dalam turnamen Piala Sudirman di Bali pada 14 November 2015. Meskipun tugas utama seorang striker dalam pertandingan adalah mencetak gol.

    "Memang tugas striker itu cetak gol, tapi tidak menuntut pemain lain juga bisa mencetak gol," tutur Liestiadi, Senin, 9 November 2015.

    Liestiadi menjelaskan, pihaknya telah memberikan perintah kepada semua pemain agar bisa menciptakan gol ketika mendapat peluang. Dengan demikian, pemain lain tidak semata-mata berpatokan kepada striker.

    Saat ini, Liestiadi mengakui klub berlomba-lomba mendatangkan striker yang haus gol. Namun Liestiadi tetap mempercayakan kepada semua pemain yang berada dalam lapangan untuk mencetak gol. "Bahkan pemain belakang juga harus cetak gol."

    PSM Makassar mempunyai empat striker, yakni Silvio Escobar, M. Rahmat, Muchlis Hadi Ning Syaifulloh, dan Roberto Welang Suang. Mereka dipersiapkan untuk turun menghadapi Piala Sudirman mendatang. Melihat komposisi ini, ia menuturkan bahwa striker yang dimiliki tim berjulukan Ayam Jantan dari Timur ini cukup mumpuni.

    "Kalau ada pemain yang berpeluang cetak gol, ya, kenapa tidak?" ucap Liestiadi. Dengan demikian, bagi dia, dari bek, gelandang, sampai striker, diharuskan mencetak gol ketika mendapat peluang. Sebab, kata Liestiadi, bermain sepak bola itu merupakan kerja sama tim, bukan individu. Jadi, jika ada peluang di depan gawang lawan untuk mencetak gol, siapa pun boleh mengambil peluang tersebut.

    Meski begitu, Liestiadi tetap meningkatkan kemampuan atau insting penyerangnya untuk mencetak gol. Hal itu dilakukan agar peluang anak asuhnya semakin besar untuk menciptakan gol. "Pada sisa waktu ini, kita latih semua pemain mencetak gol, terutama striker," kata Liestiadi.

    Menanggapi hal itu, penyerang PSM, Silvio Escobar, berjanji memberikan yang terbaik bagi tim selama bertanding pada Piala Sudirman. Silvio menyatakan siap diduetkan dengan siapa pun pada lini depan nanti. Apalagi kehadiran Muchlis, M. Rahmat, dan Roberto membuat kekuatan PSM terbilang bagus.

    "Kita memang sementara persiapan, dan semua pemain harus siap tampil pada turnamen nanti," ujar Escobar. Menurut dia, kepercayaan yang diberikan oleh manajemen dan tim pelatih kepada para pemain tidak boleh disia-siakan.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.