Kisah Buruh Pabrik Kehilangan Motor di Laga Sriwijaya FC

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung setia Sriwijaya FC yakni Kitum Risda Kasinda harus menggelandang tak bisa pulang kampung karena sepeda motornya hilang diparkiran saat tengan menonton partai Sriwijaya Vs Bali United. (Dok. Media Officer Sriwijaya FC)

    Pendukung setia Sriwijaya FC yakni Kitum Risda Kasinda harus menggelandang tak bisa pulang kampung karena sepeda motornya hilang diparkiran saat tengan menonton partai Sriwijaya Vs Bali United. (Dok. Media Officer Sriwijaya FC)

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga semifinal Piala Presiden 2018 antara Sriwijaya FC dan Bali United di Stadion Jakabaring, Ahad lalu, menyisakan duka bagi seorang ayah dan dua anaknya. Pendukung Sriwijaya, yang terdiri dari ayah dan dua anak, sempat 'menggelandang' karena tak bisa pulang kampung karena motornya hilang.

    Seusai laga yang berakhir 0-0 itu, Kitum Risda Kasinda, 38 tahun, mendapati motornya sudah raib dari tempat parkir. Ia dan dua anaknya, Wiratama Yudha (13 tahun) dan Arnes (8 tahun), kebingungan tak bisa pulang ke desanya di Banyuasin.

    Kitum merupakan pendukung fanatik Sriwijaya. Setiap laga kandang klub itu ia hampir tidak pernah absen ke stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

    Baginya, tak gampang untuk ke Palembang. Mereka harus menempuh perjalanan sekitar 3 jam dari desanya di Nusa Makmur Sebokor, Kecamatan Air Kumbang Banyuasin. Tidak hanya itu ia juga harus merogoh kocek untuk membeli Bahan Bakar dan juga tiket pertandingan.

    "Saya jadi bingung mau kerja susah apalagi kalau ada pertandingan lagi," kata Risda, Selasa, 12 Februari 2018.

    Ia bercerita, pada Ahad sore itu, Kitum tiba di Stadion GSJ sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah memarkir kendaraannya, ia bergegas mencari tiket pertandingan.

    Sayangnya, sore itu ketika ia tiba seluruh tiket telah terjual habis baik di konter maupun di petugas yang ada di sekitar lapangan. Tak dapat tiket masuk tidak membuat Kitum dan ketiga anaknya balik arah. Mereka sepakat untuk menonton bersama ratusan penonton lainnya dari balik pagar pembatas stadion.

    "Sebenarnya sedih tetapi tak apalah yang penting anak-anak bersuka cita," katanya. Sayang suka cita itu sirna karena motor dia hilang.

    Tapi, suka citanya kembali. Pada Selasa pagi, Kitum, yang bekerja sebagai buruh pabrik kayu, mendapat kabar bahwa Presiden Sriwijaya FC Dodi Reza Alex bakal mengganti sepeda motornya dengan yang baru.

    Presiden Klub Sriwijaya FC Dodi Reza Alex Noerdin membenarkan bahwa klub akan menganti kendaraan roda dua milik Kitum. "Sriwijaya tentunya tidak bisa menutup mata dengan hal seperti ini makanya saya putuskan untuk ganti," kata Dodi.

    Sriwijaya FC akan menjalani laga kedua semifinal Piala Presiden 2018 di kandang Bali United, Rabu besok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPnBM Nol Persen, Cara Mudah Hitung Harga Mobil Baru Honda Brio

    Harga baru berlaku setelah penerapan PPnBM Nol Persen mulai Senin, 1 Maret 2021. Diskon terhadap PPnBM ini berlaku pula untuk Honda Brio.