Siapkan Rp 830 Miliar, Manchester City Gagal Bawa Gelandang Lyon

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester City Raheem Sterling dihadang oleh pemain Lyon Tanguy Ndombele saat bertanding dalam penyisihan grup F Liga Champions di Groupama Stadium, Lyon, Prancis, 27 November 2018. Reuters/John Sibley

    Pemain Manchester City Raheem Sterling dihadang oleh pemain Lyon Tanguy Ndombele saat bertanding dalam penyisihan grup F Liga Champions di Groupama Stadium, Lyon, Prancis, 27 November 2018. Reuters/John Sibley

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester City gagal menawar gelandang tengah Lyon, Tanguy Ndombele, meskipun klub elite di Liga Primer Inggris tersebut menyiapkan dana 45 juta poundsterling atau sekitar Rp 830 miliar.

    Dalam keterangannya kepada media sebagaimana dikutip situs berita olahraga sportsmole, Citizen mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan tawaran resmi terhadap pemain berusia 22 tahun yang tampil memukau di Liga Champions itu. Saat ini manajer Pep Guardiola membutuhkan gelandang bertahan untuk melapis Fernandinho.

    Sementara itu The Times melaporkan, City sangat berharap bisa membawa pulang Ndombele pada Januari 2019 ketika pintu transfer pemain dibuka lebar. Namun Lyon mempertahankan harga untuk Ndombele.

    Klub elite Prancis di Ligue 1 itu dikabarkan mematok harga 75 juta poundsterling atau senilai Rp 1,4 triliun. Itu artinya, Guardiola terpaksa harus melirik pemain lain di sejumlah klub. Sebelumnya dia tidak berhasil memboyong Frenkie de Jong dari Ajax.

    Adapun rekan Ndombele di Stadion Groupama, Houssem Aouar, menurut berita yang dilansir The Sun, juga sedang dibidik Manchester City. Klub ini menyiapkan dana sebesar 54 juta poundtsterling (Rp 967 miliar). Lyon belum memberikan tanggapan mengenai niat City.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.