Seto Nurdiyantoro Kaget, PSS Sleman Tak Berkabar Pelatih Anyar

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro. instagram.com/pssleman

    Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro. instagram.com/pssleman

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Mantan pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, tampak terkejut setelah mengetahui manajemen Super Elang Jawa mengenalkan pelatih anyarnya, Eduardo Perez Moran yang akan menggantikan posisinya mengarungi musim kompetisi Liga 1 2020.

    Seto sendiri selama ini selalu disebut manajemen, tetap akan diprioritaskan lanjut menangani PSS karena jasanya mengangkat kasta Laskar Sembada ke Liga 1.

    Keterkejutan Seto atas pelatih baru itu bermula saat Tempo pada Rabu siang, 15 Januari 2020,  mengkonfirmasi soal alasannya tak lanjut dengan PSS musim 2020. "Bukan tidak lanjut , tapi masih dalam pertimbangan," ujar Seto.

    Ternyata pelatih berlisensi AFC Pro itu belum tahu, jika di saat yang sama, pada hari tersebut manajemen sedang mengenalkan pelatih baru.

    Setelah mengetahui info adanya pelatih baru diperkenalkan, Seto pun baru memastikan bahwa manajemen memang sudah tak akan melanjutkan kontrak dengannya. "Ooo, berarti sudah pasti itu (pelatih kepalanya)," ujar Seto.

    Seto sendiri mengaku tak tahu menahu dan diberi kabar jika tak akan diperpanjang lagi kontraknya oleh manajemen. "Belum tahu (soal PSS akan mendatangkan pelatih baru), ya saya pikir seperti ini (caranya) pemberitahuannya (kepada saya)," ujar Seto.

    Seto enggan membeberkan bagaimana komunikasinya dengan manajemen terakhir kali sehingga tiba tiba muncul pelatih yang merupakan mantan asisten pelatih timnas Luis Mila itu. Ia hanya pasrah dengan keputusan manajemen.

    "Ya mungkin sudah jalannya (tidak memakai jasa saya), nggak usah dibahas, sudah terjadi kok," katanya.  Seto pun urung mengungkap rencananya ke depan usai tak melatih PSS Sleman. "Ya nanti lihat perkembangannya," ujarnya.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?