Edinson Cavani, Luis Suarez, dan Sisa Generasi Emas Tim Nasional Uruguay

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Uruguay, Edinson Cavani melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke Cile dalam pertandingan Grup C Copa America 2019 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, 25 Juni 2019. Uruguay berhasil mengalahkan Cile 1-0.  REUTERS/Sergio Moraes

    Penyerang Uruguay, Edinson Cavani melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke Cile dalam pertandingan Grup C Copa America 2019 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, 25 Juni 2019. Uruguay berhasil mengalahkan Cile 1-0. REUTERS/Sergio Moraes

    TEMPO.CO, Jakarta - Edinson Cavani, mantan pemain penyerang Paris Saint-Germain (PSG), dikabarkan pada Sabtu, 3 Oktober 2020, terbang menuju Inggris pada hari ini, Minggu, untuk bergabung dengan Manchester United.

    Baca Juga: Manchester United Datangkan Edinson Cavani

    Penyerang dari Uruguay berusia 33 tahun itu dilaporkan sedang terlibat pembicaraan negosiasi dengan Manchester United. Meski belum ada kesepakatan yang diumumkan ke media, tapi kemungkinan besar Cavanai akan menjalani kontrak dua tahun di United.

    Cavani mengakhiri kontraknya dan meninggalkan PSG pada akhir Juni lalu. Ia pergi dari Paris dengan suasana perpisahan yang kurang bersahabat karena ketidakcocokannya dengan bintang Brasil di PSG, Neymar, merasa tersingkir, dan kemudian memutuskan hengkang.

    Cavani tampaknya diharapkan akan menolong para pemain muda Manchester United, terutama di lini depan, untuk mengembangkan kemampuannya, seperti yang dulu dilakukan Zlatan Ibrahimovic, penyerang dari Swedia di United.

    Adalah Cavani yang membobol gawang tim nasional Indonesia tiga kali dalam pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 8 Oktober 2010 yang dimenangkan Uruguay 7-1.

    Saat  itu, Cavani baru saja bersama Luis Suarez dan kawan-kawan membawa Uruguay menembus babak semifinal Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, dan kemudian dikalahkan Jerman 3-2 pada perebutan ketiga. Kemudian, meski lantas cedera, ia ikut menolong Luis Suarez cs untuk membawa Uruguay memenangi Piala Amerika Selatan 2011.     

    Edinson Cavani dan Luis Suarez serta sejumlah pemain Uruguay generasi Piala Dunia 2010 masih menjadi tulang punggung negara ini ketika tampil pada Piala Dunia 2014. Mereka terhenti pada babak 16 besar dan Suarez kena skorsing karena ulahnya menggigit lagi lawannya.  

    Saat itu Edinson Cavani masih menjadi ujung tombak Napoli di Seri A Liga Italia. Demikian juga Luis Suarez di Barcelona. Dari Napoli, Cavani dibeli PSG dan bertahan delapan tahun di Paris, 2013-2020.

    Sekarang dua penyerang Uruguay yang mencuat di Piala Dunia 2010 dan sama-sama berusia 33 tahun itu baru saja terbuang dari klubnya masing-masing, PSG dan Barcelona. Luis Suarez sudah mencetak gol dalam debutnya di Atletico Madrid musim ini. Adapun Edinson Cavani kemungkinan akan melakukan debutnya di Manchester United saat melawan PSG di Parc des Princes, Paris, 20 Oktober 2020, dalam Liga Champions.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?