Inilah Nama-nama Pejabat yang Dapat Kursi VVIP di Bukit Jalil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain timnas Indonesia saat tiba di Bandara Skypark Subang, Kuala Lumpur, Jumat (24/12). Timnas Indonesia tiba di Bandara SkyPark Subang pada pukul 12.15 waktu Kuala Lumpur dan akan bertanding melawan timnas Malaysia pada tanggal 26 Desember. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Para pemain timnas Indonesia saat tiba di Bandara Skypark Subang, Kuala Lumpur, Jumat (24/12). Timnas Indonesia tiba di Bandara SkyPark Subang pada pukul 12.15 waktu Kuala Lumpur dan akan bertanding melawan timnas Malaysia pada tanggal 26 Desember. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Kualalumpur - Sejumlah pejabat Indonesia akan mendapat kehormatan duduk di bangku royal boks (VVIP) saat menyaksikan laga final Indonesia melawan Malaysia pada Piala AFF Suzuki 2010 di stadion nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Ahad (26/12).

    Para pejabat itu Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alifian Mallarangeng berserta istri, Menteri Perekonomian dan Kesejahteraan, Agung Laksono beserta istri, Ketua DPR Marzuki Alie dan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Da’i Bahtiar.

    “Kedutaan hanya mendapatkan enam kursi di royal boks, 15 kursi jatah untuk Indonesia lainnya berada ditangan PSSI. Enam jatah kursi yang ada ditangan saya, lima untuk mereka dan saya sendiri,’ kata Da’i Bahtiar di Bandara Skypark, Subang, Jumat (24/12).

    Beberapa pejabat Negara lainnya, seperti menteri dan politikus DPR/MPR akan ditempatkan di kursi VIP yang berharga 50 ringgit atau senilai Rp 145.000. “Kami tidak bisa memberikan tempat di royal boks karena memang hanya itu jatah kami,” katanya.

    Da’i Bahtiar mengemukakan pejabat-pejabat yang bakal mendukung Tim Garuda secara langsung, antara lain, Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, Menteri PAN, Evert Erenst Manggindaan, Menteri Pendidikan Nasional, Mohammad Nuh, Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud Md, Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, Wakil Ketua Komisi IX DPR, Irgan Khairul Maghfur dan Ketua Muhammadiyah, Din Syamsuddin.

    RINA WIDIASTUTI | MASRUR (Kuala Lumpur)

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.